Mose25maclean's website

Our website

04
Ja
Kumpulan Tutorial Penelitian Sample
04.01.2017 10:38


Tutorial Laporan Penelitian - Saat tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai komunitas dan sampel penelitian juga konsep statistik inferensial yang mendasarinya, Warga dan sampel adalah unit metodologi statistika yang terkait dengan generalisasi hasil pikiran. Cara-cara pengambilan sampel tersebut disebut dengan teknik sampling. Dengan demikian teknik sampling adalah teladan atau ragam untuk memilih dan menjemput unsur-unsur ataupun anggota-anggota dari populasi untuk digunakan guna sampel dengan representatif.

Sistem sampling penuh menggunakan teori probabilitas sehingga berdasarkan tekniknya dikategorikan sebagai dua dikenal sebagai probability sampling dan non-probability sampling.

PROBABILITY SAMPLING

Probability sampling merupakan teknik sampling dimana di setiap anggota komunitas memiliki peluang sama dipilih menjadi contoh. Dengan kata lain, semua elemen tunggal dari populasi mempunyai peluang tidak nol.

Teknik ini membawa pengambilan sewenang-wenang (dikocok) dari suatu rakyat. Ada beraneka-ragam metode probability sampling beserta turunan serta variasi masing-masing, namun paling populer sebagai berikut:
Sampling Acak Bersahaja (Simple Serampangan Sampling)

Serampangan sampling ialah metode paling dekat secara definisi probability sampling. Pengambilan sampel daripada populiasi dengan acak berlandaskan frekuensi kemungkinan semua bagian populasi.

Sampling Acak Terpadu (Systematic Sewenang-wenang Sampling)

Pengambilan sampel membawa aturan masyarakat dalam urutan sistematika tertentu. Probabilitas pengambilan sampel bukan sama tersungkap dari timbangan frekuensi setiap anggota rakyat.

Sampling Stratifikasi (Stratified Sampling)

Populasi dibagi ke di dalam kelompok susunan dan lalu mengambil sampel dari tiap kelompok tergantung kriteria yang ditetapkan. Contohnya, populasi dibagi ke di anak-anak dan orang tua lantas memilih masing-masing wakil daripada keduanya.

Sampling Rumpun (Cluster Sampling)

Komunitas dibagi di dalam kelompok kewilayahan lantas memilih utusan tiap-tiap group. Misalnya, populasi adalah Jawa Tengah lantas sampel diambil dari tiap-tiap kabupaten. Dapat juga batas-batas gunung, darat dan sebagainya.

Sampling Bertahap (Multistage Sampling)
Pengambilan sampel memakai lebih dari satu teladan probability sampling. Misalnya, menggunakan metode stratified sampling di tahap baru kemudian metode simple sewenang-wenang sampling di tahap ke-2 dan seterusnya sampai merebut sampel yang diinginkan.

Probabilitas Proporsional Tolok ukur Sampling (Probability Proportional to Size Sampling)

Probabilitas pengambilan sampel sebanding dengan tolok ukur sampling bahwa sampel dipilih secara harmonis dengan ukuran total warga. Ini adalah bentuk multistage sampling dalam tahap pertama dan lalu random sampling di tara kedua, namun demikian jumlah sampel sebanding beserta ukuran warga.

NON-PROBABILITY SAMPLING

Teknik non-probability sampling kalau setiap bagian populasi punya peluang nol. Artinya, pengambilan sampel berdasar kriteria khusus seperti judgment, status, ponten, kesukarelaan dan lain-lain.

Ada beraneka-ragam metode non-probability sampling secara turunan serta variasinya, akan tetapi paling tenar sebagai berikut:
Sampling Bagian (Quota Sampling)

Mirip stratified sampling adalah berdasarkan nisbah ciri-ciri unik untuk menghindari bias. Misalnya, jumlah sampel laki-laki 50 orang oleh sebab itu sampel perempuan juga 50 orang.

Sampling Kebetulan (Accidental Sampling)

Pengambilan sampel berdasar pada bukti bahwa itu kebetulan tampak. Misalnya, rakyat adalah pada setiap pegguna orbit, maka peneliti mengambil ilustrasi dari orang-orang yang telanjurkan melintas di jalan tersebut pada waktu pengamatan.

Sampling Purposive (Purposive or Judgemental Sampling)

Pengambilan ilustrasi berdasarkan puspa ragam khusus. Peneliti membuat limitasi tertentu siapa yang dijadikan sebagai punca. Misalnya, Anda meneliti kriminalitas di Negeri Semarang, maka Anda mengambil informan ialah Kapolresta Semarang, seorang tokoh kriminal serta seorang korban kriminal.

teknik pengambilan sampel penelitian kualitatif Sampling Sukarela (Voluntary Sampling)

Pengambilan sampel berlandaskan kerelaan untuk berpartisipasi pada penelitian. Modus operandi ini paling umum digunakan dalam jajak pendapat.

Sampling Snowball (Snowball Sampling)

Pengambilan contoh berdasarkan penelusuran sampel sebelumnya. Misalnya, penjelasan tentang korupsi bahwa sumber informan prima mengarah kepada informan ke-2 lalu punca ke tiga dan berikutnya.

Comments


Free homepage created with Beep.com website builder
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!